Bahaya Dari Banyak Konsumsi Gula

Konsumsi Gula

Konsumsi Gula Yang manis belum pasti sehatkan. Makanan manis terus memikat buat dimakan, tetapi rupanya tidak mempunyai banyak gizi untuk badan. Bahkan juga dapat bikin rugi badan. Cari info secara lengkap yok.

Nyaris tiap makanan yang dimakan tiap hari memiliki kandungan gula. Ada dua macam gula yang dimakan tiap hari:

Gula Alami
yang diketemukan dengan alamiah pada makanan seperti buah dan susu
Gula Tambahan
Yang diartikan dalam macam ini ialah gula atau pemanis bikinan yang ditambah ke minuman atau makanan sepanjang proses atau penyiapan. Hal ini ibarat masukkan gula ke dalam kopi atau masakan). Gula yang ditambah bisa terhitung gula alami seperti gula putih, gula merah, madu, dan pemanis bikinan.
Disamping itu, gula tambahan yang kerap dimakan seperti minuman enteng, permen, kue, es cream, yogurt dan sebagainya.

Apa ada Kandung Gula dalam Produk “Tiada Gula” atau “Sugar Free”?
Kerap diketemukan produk yang mengakui bebas gula, memiliki kandungan sedikit gula, dan tidak ditambahkan gula. Apa perbedaannya?
Sinyal Begitu Banyak Konsumsi Gula
Kenaikan Berat Tubuh
Salah satunya pemicu khusus kenaikan berat tubuh ialah minuman yang ditambah pemanis atau minuman manis seperti soda, juice dan teh manis paket. Konsumsi fruktosa (salah satunya macam gula) tingkatkan rasa lapar dan kemauan untuk konsumsi gula lebih banyak. Menurut riset, konsumsi fruktosa yang terlalu berlebih bisa mengakibatkan terusiknya hormon yang mengendalikan rasa lapar dan memberitahukan badan untuk stop makan. Minuman manis tidak kurangi rasa lapar, hingga membuat seorang gampang untuk konsumsi minuman manis.

Timbulnya Jerawat
Makanan manis mengakibatkan kenaikan sekresi androgen, produksi minyak dan infeksi, di mana ke-3 nya berperanan dalam munculnya jerawat. Satu riset memperlihatkan jika orang yang kerap konsumsi gula tambahan mempunyai risiko 30% semakin besar terserang jerawat.

Mood Swing
Beberapa periset sampaikan jika perombakan kandungan gula darah, perombakan saraf dan munculnya infeksi menjadi imbas jelek konsumsi gula pada kesehatan psikis. Satu riset memperlihatkan jika pria yang konsumsi 67 gr atau bisa lebih /hari mempunyai risiko 23% semakin besar untuk alami stres dibanding pria yang konsumsi gula kurang dari 40 gr /hari. Riset lain pada wanita memperlihatkan jika yang konsumsi gula tambahan tinggi mempunyai risiko stres semakin besar.
Muncul Keriput
Keriput ialah sinyal alami penuaan. Keriput akan tampil sesuai waktunya, lepas dari ada permasalahan kesehatan. Tetapi, opsi makanan yang jelek bisa jadi memperburuk keriput dan percepat proses penuaan kulit. Reaksi di antara gula dan protein pada tubuh membuat senyawa AGEs yang mempunyai peranan dalam penuaan kulit. Konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan gula mengakibatkan produksi AGEs. AGEs bisa menghancurkan kolagen dan elastin, yang disebut senyawa protein untuk menolong kulit masih plastis. Saat kolagen dan elastin hancur maka mengakibatkan kulit kehilangan kekencangan. Dalam satu riset, wanita yang konsumsi semakin banyak karbohidrat terhitung gula tambahan, mempunyai performa lebih kerutan.
Kenaikan Energi
Makanan tinggi gula secara cepat tingkatkan kandungan gula darah dan insulin yang mengakibatkan kenaikan energi. Tetapi kenaikan energi ini akan cepat raib bersamaan dengan pengurangan kandungan gula darah. Menghindar pengurangan energi secara mencolok bisa dikerjakan dengan pilih sumber karbohidrat yang rendah gula dan kaya serat.
Berlangsung Masalah Gigi
Konsumsi gula yang berlebihan bisa mengakibatkan masalah pada gigi. Bakteri dalam mulut memperoleh gizi dari gula dan hasilkan asam yang mengakibatkan pelapukan pada gigi.
Bagaimana Kurangi Konsumsi Gula?
Kurangi Konsumsi Minuman Manis
Banyak minuman yang terkenal dan memiliki kandungan banyak gula. Soda, minuman tambah energi dan minuman rasa buah berperan menambahkan 44% gula tambahan dalam konsumsi harian. Minuman tidak membuat rasa kenyang, hingga orang yang konsumsi minuman manis tidak kurangi konsumsi makanannya. Berikut beberapa opsi minuman yang lebih bagus dan rendah gula:
Air
Air dengan daun mint dan ketimun
Teh herbal atau buah
Teh dan kopi tiada pemanis
Kurangi minuman manis bisa kurangi konsumsi gula secara berarti dan menolong turunkan berat tubuh.
Jauhi Makanan Memiliki kandungan Tinggi Gula
Biasanya makanan penutup atau dessert tidak memiliki kandungan banyak nilai nutrisi. Makanan penutup bisa mengakibatkan kenaikan kandungan gula darah dan membuat badan inginkan semakin banyak gula. Berikut sejumlah alternatife alternatif makanan penutup:
Buah
Yogurt tiada pemanis
Coklat
Jauhi Konsumsi Sauce
Sauce seperti sauce tomat, barbecue dan sauce cabai manis umum ada di meja makan atau dapur selaku tambahan dalam sajian. Tetapi, sedikit orang yang mengetahui jika sauce mempunyai kandung gula yang tinggi. Satu sendok makan (15 gr) sauce tomat memiliki kandungan 1 sendok the (4 gr) gula.
error: Content is protected !!