Jenis Jenis Candi Dengan Pemandangan Indah

Jenis Jenis Candi

Jenis Jenis Candi Salah satunya penyiapan tehnis yang terpenting ialah memberi bikin biru yang pas untuk pastikan jika bangunan yang akan dibangun sama dengan yang diinginkan oleh pembangun. Bikin biru itu harus sesuai agen bola terpercaya ketentuan dan syarat kanonik spesifik yang mengendalikan wujud, ukuran, atau tatanan letak candi.

Candi tetap jadi panorama umum di beberapa tempat di Indonesia, yang sejumlah besar berada di Jawa tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Sesaat sejumlah besar candi sudah roboh, beberapa masih bertahan serta menjaga manfaatnya selaku tempat beribadah. Candi, selaku produk budaya, menggambarkan jaman keemasan kerajaan di masa lampau.

Sejumlah besar candi Hindu di Indonesia dibuat oleh raja selama saat hidup mereka. Patung-patung dewa dan dewi, seperti Wisnu, Brahma, Tara dan Durga, yang ditaruh dalam candi, ialah aktualisasi dari nenek moyang mereka. Satu batu pahatan ditaruh di candi untuk mengidentifikasi dedikasi raja.

Kadang cerita singkat mengenai kehidupan raja yang memerintah pembangunan candi dibuat di atas batu. Tidak seperti candi Hindu, sejumlah besar candi Budha dibuat untuk menyorot dedikasi spiritual raja dan untuk minta karunia. Candi-candi Buddha di Indonesia melestarikan tuntunan Buddha Mahayana, sebagai punya umat Buddha Indonesia sekarang ini, sedang Buddha di Myanmar dan Thailand ialah Hinayanis.

Macam Candi
Ada berbagai macam macam candi, diantaranya:

Berdasar agama
Dilihat dari background keagamaannya, candi dapat dibagi jadi 4, yakni:

Candi Hindu

Candi Hindu adalah candi yang dibuat untuk memuliakan dewa-dewa Hindu seperti Siwa atau Wisnu. Misalnya yakni Candi Prambanan, Candi Gebang, Barisan candi Dieng, Candi Gedong Songo, Candi Panataran, dan Candi Cangkuang.

Candi Buddha

Candi Budha adalah candi yang berperan untuk pemuliaan Buddha atau kepentingan biksu sanggha. Misalnya yakni Candi Borobudur, Candi Sewu, Candi Kalasan, Candi Sari, Candi Plaosan, Candi Banyunibo, Candi Jabung, barisan candi Muaro Jambi, Candi Muara Takus.

Candi Siwa-Buddha

Candi Siwa-Budha adalah candi sinkretis kombinasi di antara Siwa dan Buddha. Contoh candi Siwa-Budha yakni Candi Jawi.

Candi non-religius

Candi non-religius adalah candi sekuler atau candi yang tidak terang karakter atau arah keagamaan-nya. Misalnya yakni Candi Ratu Boko, Candi Angin, Gapura Bajang Ratu, Candi Tikus, Candi Wringin Lawang.
Berdasar hierarki dan ukuran
Dilihat dari sisi ukuran, kesukaran, dan keelokannya, candi dapat dipisah jadi beberapa hierarki, dari candi paling penting yang umumnya benar-benar istimewa, sampai candi yang simpel. Berdasar tingkat rasio keperluannya atau alokasinya itu, ada 3 macam candi, yakni:
Candi Kerajaan
Candi kerajaan ialah candi yang dipakai oleh semua masyarakat kerajaan, selaku tempat diadakannya upacara-upacara keagamaan penting kerajaan. Tempat ini umumnya dibuat eksklusif, besar, dan luas. Misalnya yakni Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Sewu, dan Candi Panataran.
wanua atau matak ialah candi yang dipakai oleh warga di wilayah atau dusun spesifik dalam satu kerajaan. Candi macam ini umumnya memiliki ukuran kecil dan cuman bangunan tunggal yang tidak bergerombol.
Misalnya yakni candi yang dari periode Majapahit, Candi Sanggrahan di Tulung Agung, Candi Gebang di Yogyakarta, dan Candi Pringapus.

Candi Individu

Candi individu ialah candi yang dipakai untuk mendharmakan seorang figur, atau juga bisa disebutkan memiliki peranan serupa pusara.
Misalnya yakni Candi Kidal (pendharmaan Anusapati, raja Singhasari), candi Jajaghu (Pendharmaan Wisnuwardhana, raja Singhasari), Candi Rimbi (pendharmaan Tribhuwana Wijayatunggadewi, ibu Hayam Wuruk), Candi Tegowangi (pendharmaan Bhre Matahun), dan Candi Surawana (pendharmaan Bhre Wengker).
error: Content is protected !!